Residensi

Kerjasama

 

‘Kerjasama’ merupakan sebuah proyek residensi seni rupa yang bersifat resiprokal dan melibatkan seniman Australia dan seniman Indonesia. Kedua seniman yang terpilih akan menjalani residensi selama enam minggu di Alice Springs, Australia dan melanjutkan enam minggu berikutnya di Yogyakarta, Indonesia. Proyek residensi ‘Kerjasama’ diluncurkan pada tahun 2014 melalui Laboratorium Residensi Seni Asialink, bekerja sama dengan Artback NT, Australia dan Rumah Seni Cemeti, Indonesia.

Kerjasama 2014

Babak pertama proyek residensi ‘Kerjasama’ diikuti oleh Akiq Abdul Wahid (Yogyakarta) dan Reko Rennie (Melbourne). Selama tiga bulan, mulai 1 April hingga 30 Juni 2014, Akiq AW tinggal di Alice Springs dan Artback NT menjadi tuan rumahnya. Sementara itu, Reko Rennie tinggal di Yogya dengan Rumah Seni Cemeti sebagai tuan rumah residensinya yang berlangsung dari 1 September hingga 30 November 2016.

Kerjasama 2015

Babak kedua proyek residensi ‘Kerjasama’ diikuti oleh Doni Maulistya (Yogyakarta) dan Karla Dickens (Sydney). Dalam periode residensi kali ini, kedua seniman tinggal bersama-sama di Alice Springs selama enam minggu dari tanggal 18 Mei hingga 26 Juni 2015. Kemudian setelahnya, mereka berdua tinggal di Rumah Seni Cemeti selama enam minggu dari tanggal 15 November hingga 31 Desember 2015. Sebuah presentasi akhir dalam format pameran diselenggarakan pada akhir periode residensi mereka di Yogya.

Kerjasama 2016 

Babak ketiga proyek residensi ‘Kerjasama’ di tahun ini menghadirkan Timoteus Anggawan Kusno (Yogyakarta) dan Tony Albert (Sydney). Kedua seniman telah menghabiskan waktu selama enam minggu di Alice Springs pada tanggal 18 Mei hingga 26 Juni 2016 dan akan melanjutkan periode keduanya di Rumah Seni Cemeti mulai tanggal 8 September hingga 20 Oktober 2016.

Program residensi pertukaran ini merupakan kolaborasi antara Asialink, Rumah Seni Cemeti dan Artback NT. Pertukaran ini didukung oleh Pemerintah Australia melalui program Aboriginal and Torres Strait Islander, suatu inisiatif dari Departemen Luar Negeri dan Perdagangan, dan Pemerintah Wilayah Utara melalui Arts NT.

 

‘Kerjasama’ merupakan sebuah proyek residensi seni rupa yang bersifat resiprokal dan melibatkan seniman Australia dan seniman Indonesia. Kedua seniman yang terpilih akan menjalani residensi selama enam minggu di Alice Springs, Australia dan melanjutkan enam minggu berikutnya di Yogyakarta, Indonesia. Proyek residensi ‘Kerjasama’ diluncurkan pada tahun 2014 melalui Laboratorium Residensi Seni Asialink, bekerja sama dengan Artback NT, Australia dan Rumah Seni Cemeti, Indonesia.

Kerjasama 2014

Babak pertama proyek residensi ‘Kerjasama’ diikuti oleh Akiq Abdul Wahid (Yogyakarta) dan Reko Rennie (Melbourne). Selama tiga bulan, mulai 1 April hingga 30 Juni 2014, Akiq AW tinggal di Alice Springs dan Artback NT menjadi tuan rumahnya. Sementara itu, Reko Rennie tinggal di Yogya dengan Rumah Seni Cemeti sebagai tuan rumah residensinya yang berlangsung dari 1 September hingga 30 November 2016.

Kerjasama 2015

Babak kedua proyek residensi ‘Kerjasama’ diikuti oleh Doni Maulistya (Yogyakarta) dan Karla Dickens (Sydney). Dalam periode residensi kali ini, kedua seniman tinggal bersama-sama di Alice Springs selama enam minggu dari tanggal 18 Mei hingga 26 Juni 2015. Kemudian setelahnya, mereka berdua tinggal di Rumah Seni Cemeti selama enam minggu dari tanggal 15 November hingga 31 Desember 2015. Sebuah presentasi akhir dalam format pameran diselenggarakan pada akhir periode residensi mereka di Yogya.

Kerjasama 2016 

Babak ketiga proyek residensi ‘Kerjasama’ di tahun ini menghadirkan Timoteus Anggawan Kusno (Yogyakarta) dan Tony Albert (Sydney). Kedua seniman telah menghabiskan waktu selama enam minggu di Alice Springs pada tanggal 18 Mei hingga 26 Juni 2016 dan akan melanjutkan periode keduanya di Rumah Seni Cemeti mulai tanggal 8 September hingga 20 Oktober 2016.

Program residensi pertukaran ini merupakan kolaborasi antara Asialink, Rumah Seni Cemeti dan Artback NT. Pertukaran ini didukung oleh Pemerintah Australia melalui program Aboriginal and Torres Strait Islander, suatu inisiatif dari Departemen Luar Negeri dan Perdagangan, dan Pemerintah Northern Territory melalui Arts NT.