Residensi

Residensi

Lotte Geeven selama masa residensi HotWave #1

Lotte Geeven selama masa residensi HotWave #1

Dalam platform baru yang mengutamakan kembali praktik-praktik ‘Seni dan Kemasyarakatan’, Rumah Seni Cemeti menawarkan berbagai program residensi untuk seniman, kurator dan peneliti multidisiplin. Program residensi di Rumah Seni Cemeti adalah sebuah jalur yang membuka perkembangan praktik berkesenian serta dialog baru antar para kurator, peneliti, penulis, artisan, aktivis dan seniman bersama publik.

Ketika program residensi berlangsung, Rumah Seni Cemeti menjelma menjadi studio pusat pengendalian proyek seni dan kemasyarakatan, meliputi: lokakarya, pemaparan, perbincangan dan pembelajaran yang menyenangkan, kritis dan membangun.

 

Fasilitas dan Kapasitas

Program Residensi ini mempergunakan dan memanfaatkan seluruh jaringan kerja Rumah Seni Cemeti yang sudah terbangun lebih dari 20 tahun sebagai galeri seni rupa kontemporer di Indonesia. Program ini menempatkan satu orang manager studio, dua orang staf galeri dan asisten seniman. Studio Rumah Seni Cemeti optimal dipergunakan oleh 3 orang seniman bersama-sama. Fasilitas akomodasi berupa dua kamar tinggal seniman, yang lokasinya tepat di atas studio dan sebuah rumah tinggal tradisional ala rumah tamu yang terletak dua ratus meter masuk kampung. Transportasi seniman : sepeda.

 

Residensi yang sedang berlangsung di Rumah Seni Cemeti

  • Residensi Kurator/Penulis/Kritikus Seni

Mulai tahun 2011 hingga 2013, Rumah Seni Cemeti membuka dua residensi setiap tahun bagi para kurator, penulis, atau kritikus seni. Kurator, penulis, dan peneliti seni dengan komposisi ideal seorang pelamar lokal dari Indonesia dan pelamar dari mancanegara. Masa residensinya berlangsung di luar jadwal tetap dari residensi HotWave. Bulan Juli tahun ini Marta Soemantri, peneliti dari Bandung akan tinggal selama satu bulan. Baca selengkapnya ...

  • Residensi Hotwave ( 3 orang seniman maksimum – Bulan April s/d Juni, dan bulan September s/d November)

Meneruskan dan mengembangkan ‘pilot project’ Landing Soon yang mempertemukan seniman Belanda dan Indonesia dengan sponsor utama dari Heden, Hivos dan Kedutaan Belanda di Jakarta. Dua periode yang telah dirancang, satu diantaranya merupakan pertemuan dari seniman Belanda-Indonesia dan Australia (melalui program Asialink). Baca selengkapnya ...

  • Residensi Lain

Residensi lain adalah program-program residensi di Rumah Seni Cemeti yang tidak dirancang secara berkelanjutan tiap tahunnya. Periode residensi ini berada di luar jadwal residensi HotWave. Peluang ini terbuka untuk para seniman lokal dan internasional dari berbagai disiplin multimedia. Para pelamar harus menunjukkan rencana pembiayaan baik secara individu/independen maupun kelembagaan.

Residensi Lain di Studio Rumah Seni Cemeti tahun ini misalnya, diisi oleh seorang arsitek dan seorang perancang busana kenamaan dari Belanda; dikirim oleh Fonds BKVB untuk bulan Januari s/d Maret 2011. Bulan Juli s/d Agustus 2011 dua seniman Daniel Peltz (USA) dan Sissi Westerberg (Swedia), akan menjalani residensi independen mereka di Rumah Seni Cemeti. Baca selengkapnya ...

 

Program Residensi di Rumah Seni Cemeti yang telah lalu

  • Landing Soon (2006-2009)

Dalam rentang waktu residensi tiga bulan, seniman Belanda dan Indonesia ‘mendarat’ dan bertemu di Yogyakarta. Lokalitas sebagaimana globalitas dipertanyakan dan diteliti ulang melalui berbagai tema, visi maupun dialog baru dalam ‘LANDING SOON’. Baca selengkapnya ...