Medan Seni Rupa Kontemporer di antara kita 2009

11 Desember 2009 - 10 Januari 2010

Cemeti Art House

{titlei}

Rumah Seni Cemeti secara institusi berpartisipasi dalam Biennale Jogja X 2009. Cemeti termasuk salah satu di antara beberapa institusi dan pergerakan-pergerakan seni yang signifikan, seperti IVAA (Indonesian Visual Art Archive), Lembaga Budaya Kerakyatan Taring Padi, PIPA (Kelompok Seni Rupa Kepribadian Apa), Sanggar Bumi Tarung, Sanggar Bambu dan lain sebagainya.

Ketika Biennale Jogja X kali ini menggarisbawahi dokumen-dokumen historis tentang tradisi seni rupa selama kurun waktu 5 dasawarsa terakhir di Yogyakarta: ‘Jogja Jamming’, Rumah Seni Cemeti mengkurasi sebentuk presentasi kecil tentang ‘Medan Seni Rupa Kontemporer di antara kita’.

Presentasi tersebut terdiri dari konstruksi tenda kardus dan bambu sebagai upaya daur ulang/pemanfaatan ulang gagasan dari ‘Rumah Kelapa’ yang dirancang dan dibangun oleh Laura Wills, berkolaborasi dengan William Cheesman, selama menjalani program residensi Asialink di rumah Seni Cemeti. Sebuah film dokumenter, yang diedit oleh Nicole Baros, ditayangkan di dalam tenda untuk membawa pengunjung kepada kesadaran akan keberadaan medan seni kontemporer setempat/lokal.

Presentasi Studio Rumah Seni Cemeti pada Biennale Yogyakarta X ini adalah refleksi pembacaan sejarah, guna meraba dan memetakan proyeksi peranan kami ke depan secara lebih strategis. Mengembalikan kepercayaan pada ‘Art Practice’ dan ‘Art and Society’ merupakan opsi pilihan kami.

Pendukung : Dessy Zahara Angelina, Sri Suryandari, Joko, Sarono, Nicole Baros, Laura Wills, William Cheesman, Mella Jaarsma, Nindityo Adipurnomo