German Season / Encounters #2 Papermoon bertemu Retrofuturisten

Papermoon Puppet Theater adalah teater boneka kontemporer ternama di Indonesia yang berasal dari Yogyakarta. Retrofuturisten adalah sebuah kolektif teater boneka independen dari Berlin yang terbentuk pada tahun 2011 saat para anggotanya masih kuliah di sebuah perguruan tinggi ternama yaitu Ernst Busch Academy of Dramatic Art. Kedua kelompok teater ini membentuk tim dan bersama-sama mengembangkan sebuah ko-produksi yang memfokuskan pada topik mengenai “perbatasan” yang berjudul “SENLIMA” dan akan dipertunjukkan di PKKH UGM (Jl. Pancasila, Bulaksumur, Yogyakarta) pada tanggal 1 Oktober 2015, pukul 18.00 dan 20.30 dan pada tanggal 4 Oktober 2015 di Salihara (Jl. Salihara 16, Pasar Minggu, Jakarta). Silakan melihat trailernya disini:  https://www.youtube.com/watch?v=JLkJDWtNfLA.


Selama beberapa tahap di Jerman dan Indonesia, para seniman saling bertukar gagasan mengenai negara masing-masing, mengenai politik dan agama, selain tentu saja mengenai berbagai macam teater dan tradisi wayang. Untuk ko-produksi ini, mereka menggali topik “perbatasan” sebagai fenomena kultural, linguistik, geografis, keagamaan, demikian juga ideologis. Dimana dan mengapa perbatasan ditarik, dimana letak kesulitan untuk mendefinisikan perbatasan-perbatasan ini, dimana orang-orang memperjuangkan perbatasan dan mengapa perbatasan dianggap sangat penting dalam membangun sebuah identitas? Hasil dari penelitian dan proses kreatif ini menciptakan sebuah ko-produksi mempesona yang memiliki ciri khas dari kedua kelompok teater ini
Mari bergabung dalam bincang seniman pada tanggal 23 September 2015, dimana kedua tim akan membagikan pengalaman mereka dalam proses kerja kreatif, pengembangan topik, dan tentu saja bagaimana mereka mengatasi seluruh “perbatasan” diantara mereka.
 
Program ini adalah acara kedua dari German Season/Encounters – sebuah rangkaian diskusi yang disajikan di Rumah Seni Cemeti.
 
Atas inisiatif Kementrian Luar Negeri Jerman, program German Season akan diadakan selama tiga bulan bekerja sama dengan Goethe-Institut Indonesien, Kedutaan Besar Jerman di Jakarta dan Perkumpulan Ekonomi Indonesia-Jerman (EKONID) di kota-kota besar di Indonesia.
 
Informasi lebih lanjut silakan periksa laman ini: germanseason.com